Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran hasil penerapan project base learning pada pelatihan Climate Field School (CFS) bisa diimplementasikan untuk mendukung kegiatan pertanian di negara-negara peserta pelatihan. Pelatihan ini menerapkan konsep model pembelajaran 10:20:70, hingga diakhir pelatihan peserta diberikan tugas untuk membuat proyek berdasarkan hasil pembelajaran di kelas yang pada akhir dari pelatihan akan diketahui bagaiman peserta mendesain implementasi CFS sesuai dengan kebutuhan usernya. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan menjabarkan seluruh evaluasi dari awal sampai akhir, meliputi pre test dan pos test, penyusunan rencana aksi implementasi serta presentasi hasil kerja selama satu bulan di tempat kerja peserta. Data-data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil evaluasi proses belajar harian di dalam kelas. Evaluasi peningkatan pengetahuan peserta dilakukan melalui penyelenggaraan pre test dan pos test, peningkatan pengetahuan melalui nilai pre test 57.3 menjadi 66,7 pada pos test. Peserta melakukan presentasi berbagi pengalaman untuk menyampaikan hasil implementasi dari praktik yang telah dilakukan di negara masing-masing. Dari presentasi berbagi pengalaman implementasi rencana aksinya, peserta yang berhasil melaksanakan implementasi penyusunan rencana aksi sebanyak 12 dari 19 orang peserta (63%). Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran model PBL mampu diterapkan peserta dengan baik. Melalui hasil belajar di kelas, peserta mampu mengadopsi proses belajar melalui peningkatan hasil belajar. Berdasarkan hasil implementasi, peserta mampu menyusun dan mengeksekusi action plan dalam bentuk PBL dengan membangun komunikasi dan kolaborasi di tempat kerja

Kata Kunci

project base learning climate field school analisis deskriptif project base learning climate field school descriptive analysis

Rincian Artikel