Isi Artikel Utama
Abstrak
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merupakan institusi strategis nasional yang sangat bergantung pada pengetahuan teknis dan data real-time dalam menjalankan fungsi mitigasi bencana secara efektif dan akurat. Dalam konteks kebencanaan yang dinamis, tantangan utama terletak pada bagaimana mengelola pengetahuan kebencanaan yang bersifat eksplisit maupun tacit agar dapat tersinergi secara optimal dengan layanan publik yang responsif dan berbasis bukti. Pengelolaan pengetahuan yang tidak terstruktur berisiko menghambat kecepatan pengambilan keputusan, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan respons cepat dan berbasis data yang valid. Artikel ini bertujuan merumuskan model adopsi Sistem Manajemen Pengetahuan (KMS) bagi BMKG melalui studi komparatif best practice dari PT Sucofindo yang menawarkan kerangka struktural pengelolaan pengetahuan, serta PT KAI yang memberikan pelajaran penting mengenai tantangan budaya organisasi dalam implementasi KMS. Pendekatan komparatif ini diperkuat dengan analisis survei kepuasan pengguna (N=40) guna memperoleh gambaran empiris mengenai kebutuhan dan persepsi pengguna terhadap sistem yang ada saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meski tingkat kepuasan umum pengguna tergolong tinggi (60%), masih terdapat kendala signifikan pada aspek responsivitas teknologi yang dinilai lambat oleh 40% responden, serta adanya stagnasi dalam pembaruan konten yang berpotensi menurunkan relevansi informasi dari waktu ke waktu. Kondisi ini mengindikasikan perlunya pembenahan menyeluruh pada infrastruktur teknologi dan mekanisme pengelolaan konten secara berkelanjutan. Model adopsi yang diusulkan menekankan pada penguatan pilar People melalui pembentukan Community of Practice (CoP) yang mampu mengintegrasikan pengetahuan kebencanaan global ke dalam konteks lokal BMKG, serta formalisasi proses knowledge submission sebagai upaya sistematis untuk menjaga dan mengembangkan aset intelektual organisasi secara berkesinambungan
Kata Kunci
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.